Baterai mungkin adalah salah satu komponen yang paling sering ditanyakan dari sebuah ponsel. Sayangnya, informasi soal baterai cenderung simpang siur dan tak jarang saling bertentangan sehingga menimbulkan mitos keliru. Berikut mitos-mitos tentang baterai ponsel yang sering ditanyakan :

1. Mematikan ponsel bisa merusak baterai

Baterai ponsel tidak akan rusak hanya karena perangkat dimatikan. Memang, kapasitas baterai sedikit demi sedikit akan berkurang ketika perangkat mati atau disimpan dan tidak digunakan dalam waktu yang lama, tapi hal ini normal terjadi dan tak perlu dicemaskan.

2. Baterai ponsel akan rusak apabila di-charge semalaman

Tidak sedikit orang yang percaya apabila mengisi baterai semalaman akan dapat merusak baterai karena dapat mengakibatkan overload. Namun hal itu hanyalah sebuah mitos belaka. Ponsel masa kini sudah cukup pintar untuk memutus arus listik secara otomatis ketika baterai sudah terisi penuh, walaupun ia masih tersambung ke charger.

3. Jangan gunakan ponsel saat di-charge

Menggunakan ponsel saat sedang diisi dayanya tidak akan berpengaruh buruk pada baterai. Entah digunakan atau tidak, baterai ponsel akan terisi seperti yang seharusnya. Jadi, jangan takut untuk menggunakan ponsel saat sedang diisi dayanya.

4. Baterai ponsel harus diisi penuh sebelum digunakan

Tidak sedikit orang mengisi daya baterai ponselnya hingga mencapai 100 persen sebelum mulai menggunakannya. Mereka percaya ketika ponsel dengan daya 100 persen dapat membuat baterai lebih tahan lama dan berfungsi secara optimal. Namun ini keliru. Bahkan, baterai ponsel sebenarnya dapat bekerja secara optimal ketika kapasitasnya berada di angka 40 persen hingga 80 persen.

5. Menaruh baterai di freezer/menjemur bisa memperpanjang umurnya

Mitos yang satu ini berasal dari masa lalu dan sama sekali tidak benar, apalagi untuk baterai modern saat ini yang kebanyakan berjenis Lithium-Ion yang justru bisa mengalami kerusakan akibat panas atau dingin berlebih.

6. Berselancar di internet adalah kegiatan paling menguras baterai

Kegiatan yang paling menyita daya baterai adalah bermain game 3D. Karena itu, bermain game merupakan kegiatan yang paling menguras daya baterai. Namun tidak dipungkiri berselancar di internet dapat menguras kapasitas baterai, namun tergantung jenis konten yang diakses. Sebagai contoh mengaksesVideo YouTube akan lebih cepat mengurangi daya baterai ketimbang browsing konten berbasis teks.

7. Mematikan Wi-Fi, Bluetooth, dan GPS akan memperpanjang umur baterai

Ketiga fungsi ini hanya akan memakai daya ketika dijalankan, misalnya GPS yang akan aktif ketika pengguna menjalankan aplikasi pemetaan. Menyalakan Bluetooh, GPS, dan Wi-Fi pun tak akan terlalu berpengaruh pada kapasitas baterai secara keseluruhan. Hal yang dapat menguras daya tanpa disadari adalah tingkat kecerahan layar mengurangi karena komponen ini adalah yang paling menguras daya baterai pada ponsel.

Demikan sekilas artikel mengenai mitos-mitos tentang baterai ponsel yang keliru,semiga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here