Mendengar kata hacker mungkin dapat membuat kebanyakan orang merasa tidak nyaman mengingat hacker adalah seseorang atau kelompok yang identik dengan kejahatan yakni membobol program atau sistem komputer milik orang lain.

Kali ini, saya akan membahas mengenai 5 kelompok peretas yang paling berbahaya dan ditakuti di dunia. Berikut daftarnya.

1. Fancy Bear (a.k.a. Sofacy, Pawn Storm)/Cozy Bear (a.k.a. CozyDuke, Office Monkeys)

Fancy Bear merupakan anak didik dari badan intelijen luar negeri milik Angkatan Bersenjata Rusia (GRU Glavnoye Razvedyvatel’noye Upravleniye). Nama Fancy Bear menjadi paling banyak dicari dan melesat ke urutan teratas setelah berhasil membobol data sistem Democratic National Commitee saat pemilihan Presiden Amerika Serikat tahun lalu. Berkat aksi tersebut, Rusia dicurigai sebagai alasan atas kemenangan dari Donald Trump.

2. Sandworm (a.k.a. Electrum)

Kelompok ini meretas orang-orang yang memiliki hubungan dengan NATO dan Pemerintah Ukraina. Sandworm adalah kelompok hacker lain yang dirumorkan berasal dari Rusia. Dipercaya kelompok ini mengumpulkan data intelijen yang terkait krisis di semenanjung Laut Hitam dan hubungan politik Rusia-Ukraina. Nama Sandworm juga terkenal berkat berhasil membobol jaringan listrik Ukraina.

3. Lazarus Group (a.k.a. DarkSeoul, Guardians of Peace)

Grup ini sering dirumorkan berasal dari Korea Utara karena pernah melancarkan serangan denial-of-service atau DoS pada situs-situs di Amerika Serikat dan Korea Selatan pada tahun 2009. Sony Picture Entertainment juga tidak luput menjadi korban dari serangan grup ini karena merke pernah membobol besar-besaran Sony Picture Entertainment pada tahun 2014. Baru-baru ini Lazarus juga terindikasi dalam serangan ransomware WannaCry pada Mei 2017. Serangan yang nyaris melumpuhkan beberapa layanan publik di hampir 100 negara dunia termasuk Indonesia.

4. Comment Crew (a.k.a. APT1, Shanghai Group)

Nama grup ini diambil dari ciri khas mereka yang suka menyisir dan menyembunyikan komentar di halaman web. Grup ini juga disponsori langsung oleh Pemerintah China sendiri. Tim forensik kejahatan cyber menduga Comment Crew terlibat dalam aksi penyerangan pada perusahaan-perusahaan raksasa seperti Coca-Cola, RSA dan Lockheed Martin. Aksi ganas grup ini reda setelah Presiden AS saat itu yakni Barack Obama dan Presiden China Xi Jinping sepakat untuk tidak saling melakukan serangan cyber.

5. Equation Group

Grup ini dipercaya memiliki hubungan dekat dengan Badan Keamanan Nasional AS (NSA). Para ahli percaya grup ini berhasil menyerang program nuklir Iran pada pertengahan tahun silam. Beberapa juga percaya bahwa grup ini adalah white hat hacker yaitu kelompok hacker yang melakukan aksinya untuk kebaikan, namun baru-baru ini alat retas Equation Group dicuri dan dibocorkan Shadow Brokers, kelompok hacker misterius lainnya dan digunakan untuk menyebarkan kekacauan seperti ransomware WannaCry.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here